Sungguh zina itu melukai hati

Abu Umamah menceritakan.. “Suatu hari ada seorang pemuda yang mendatangi Nabi Shalallahu ‘alaihi wassallamseraya berkata.. “Wahai Rasulullah..izinkan aku berzina..!”.. Para sahabatpun bergegas mendatanginya dan menghardiknya.. “Diam kamu.diam..!”.. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassallam berkata... “Mendekatlah..”....

Ketika Rasulullah menangis

Beliau shalat sambil menangis hingga waktu Subuh tiba.. Beliau terus mengulang-ulang ayat tersebut. “Jika Engkau siksa mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-MU, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”

Fakta menarik tentang menangis

Setiap orang tentu saja pernah menangis dalam hidupnya. Dari sejak kita terlahir di dunia, kita sudah merasakan air mata keluar dari mata. Menangis merupakan ekspresi emosi ketika seseorang merasa tersakiti baik mental maupun fisik, atau bahkan saat seseorang merasa sangat bahagia.

mendapatkan cinta allah dengan bertaubat

Allah memerintahkan bertobat kepada kita dengan kalimat Tûbû sebanyak tujuh kali di dalam Alquran (al Baqarah :54, Huud , 52, 61, 90, at Tahrim: 8, dan an Nuur :31), sesungguhnya pengulangan perintah kepada kita untuk bertobat menunjukkan bahwasanya kebanyakan manusia berbuat kesalahan..

islam tidak dapat di nilai walau dua kali lipat dunia dan seisinya

Dari sekian miliyar manusia Anda yang dipilih oleh Allah Ta'ala menjadi seorang muslim, Anda dapatkan Islam tanpa meminta, mendaftar apalagi sampai membayar..., sungguh ini murni Pemberian Allah Ta'ala. Pernahkah Anda berfikir bahwa agama yang Anda anut sangat mahal harganya....

Jumat, 28 Februari 2014

Heboh, Sejumlah Warga Palestina Mimpi Al Aqsha Dibebaskan Orang Indonesia


Upaya Indonesia Selamatkan Palestina (foto Washington Post)
Sebuah kabar menghebohkan datang dari bumi Jihad Palestina. Sedikitnya lima Muslim warga Palestina yang tinggal di Al Quds bermimpi masjid Al Aqsha dibebaskan Muslim Indonesia. Uniknya, mereka yang tidak saling kenal itu bermimpi di malam yang sama, Ahad lalu. 

Yang juga unik, seperti dilansir Nabawia pada Rabu (19/2) mengutip Mirajnews, diantara warga Al Quds yang bermimpi Al Aqsha dibebaskan Muslim Indonesia itu bahkan belum pernah mendengar nama “Indonesia” sebelumnya.

Keganjilan mimpi mereka diceritakan satu sama lainnya di tiga daerah berbeda di mana mereka saling membenarkan mimpi yang sama dialaminya. 

"..Tak lama lagi Al Aqsha akan bebas dari Yahudi dan anehnya yang membebaskannya bukan orang Palestina atau orang Arab, tetapi mereka adalah orang-orang Indonesia. Orang-orang ini datang bak air bah, mereka memenangkan semua peperangan di dunia dan Israel takluk pada mereka!" kata mereka yang mendapat mimpi serupa tersebut. 

[IK/Mirajnews/Nabawia/BersamaDakwah]

Senin, 24 Februari 2014

Manfaat Sedikit Stres Untuk Kesehatan

Stres kronis memang berdampak buruk bagi kesehatan. Namun jika Anda hanya merasa sedikit stres, ternyata hal itu justru bermanfaat bagi tubuh. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Good Housekeeping berikut ini.

1. Stres dan kesenangan
Tidak semua hal-hal yang menyebabkan stres itu berhubungan dengan sesuatu yang negatif. Contohnya pernikahan, banyak orang stres memikirkan persiapannya sekaligus merasakan kesenangan ketika mengalaminya.

2. Lebih sosialis
Sebuah penelitian dari Jerman pernah membuktikan kalau seseorang yang berada dalam situasi penuh tekanan - misalnya pidato di depan umum atau ujian matematika - memiliki perilaku yang lebih sosialis. Mereka juga cenderung lebih percaya pada orang lain dan mau berbagi.

3. Meningkatkan memori
Saat stres, hormon cortisol meningkat dan sifatnya mirip seperti sakelar lampu dalam otak. Sehingga stres membuat seseorang mampu berpikir lebih jernih. Selain itu, kemampuan ingatan juga semakin membaik saat seseorang stres.

4. Menciptakan kreativitas
Beberapa orang mampu memaksimalkan sisi kreatif dalam dirinya jika berada dalam situasi yang benar-benar penuh tekanan dan membuatnya stres.

5. Lebih waspada
Stres bisa disebut sebagai reaksi tubuh terhadap bahaya atau perubahan yang tidak pasti. Sehingga dalam jangka pendek, stres bisa membuat seseorang menjadi lebih waspada dan sadar ketika menjalani sesuatu.

6. Meningkatkan sistem imun
Sedikit stres pun memberi dampak yang luar biasa pada sistem imun. Sebab stres mampu merangsang tubuh meningkatkan pertahanan dan memaksimalkan kinerja sistem imun.

7. Cepat sembuh
Penelitian lain pernah membuktikan kalau sedikit stres dalam jangka pendek mampu membuat pasien yang baru dioperasi cepat sembuh dari kondisinya.

Itulah beberapa manfaat sedikit stres bagi kebiasaan. Namun sebaiknya segera atasi stres itu agar sifatnya tidak berubah jadi berbahaya pada tubuh.

5 Arti Warna Air Kencing terhadap kesehatan

Urine manusia selain memiliki warna yang berbeda beda ternyata mampu mendeteksi masalah kesehatan yang kamu alami lho. Seperti yang kita ketahui jika urine adalah air sisa yang diekskresikan ginjal yang kita keluarkan setiap hari biasa cairan urine memiliki warna yang beragam mulai dari warna putih bening sampai berwarna kuning. Warna urin yang dihasilkan ternyata memiliki fungsi untuk mendeteksi masalah kesehatan. Nah kamu ingin tahu simak 5 Arti Warna Air Kencing/urine Untuk mendeteksi Masalah Kesehatan. Berikut ini seperti kata konsultan ahli urologi Tim Terry.

1. Kuning

"Jika urine anda berwarna kuning pucat atau kuning gelap menandakan itu urin sehat," kata konsultan ahli urologi Tim Terry.

Urine berwarna demikian tergantung pada tingkat hidrasi. Patokannya jika urin Anda tetap berada di wilayah warna kuning, Anda bisa bernapas lega menandakan kesehatan anda baik-baik saja.

2. Hijau

"Jenis obat antiseptik dan anestesi dapat membuat warna semburat hijau pada urin," kata Terry.

Disebabkan oleh biru metilen, pewarna yang membuat ginjal harus bekerja keras engurainya.
jika urin Anda berwarna hijau tidak perlu khawatir.

3. Orange

"Jika urin anda berwarna orange menandakan adanya disfungsi hati," jelas Terry.

Jika urin Anda berwarna orange seperti ini biasanya disertai dengan warna tinja yang berwarna putih, ini kemungkinannya disebabkan karena ikterus obstruktif. Segera konsultasi atau berobat kedokter jika warna urin anda berwarna orange.

4. Cokelat

Urin berwarna cokelat menampakkan ada masalah pada ginjal. "Ini bisa menjadi tanda penyakit ginjal yang serius, bahkan fistula," kata Terry.

Hal ini bisa disebabkan karena ada kebocoran usus ke kandung kemih Anda. Segera konsultasi atau berobat ke dokter Anda untuk kasus ini.

5. Merah

Urin berwarna merah berarti ada kandungan darah dalam urin Anda, menandakan pendarahan atau kanker. "Pada orang yang berusia lanjut lebih dari 40 tahun perkiraan pertama adalah kanker kandung kemih," ujar Terry.

Nah itulah 5 Arti Warna Air Kencing/Urine yang bisa menandakan masalah kesehatan yang kamu alami dan semoga artikel 5 Arti Warna Air Kencing bermanfaat untuk anda.

Semoga infonya bermanfaat dan menambah wawasan anda;)

Minggu, 23 Februari 2014

MANFAAT, KHASIAT & KANDUNGAN KAYU SIWAK/”POHON ARAK”

Mungkin kita biasa melihat atau mendengar istilah “kayu ajaib” dalam cerita fiktif atau realita nyata. Kayu ajaib identiknya digunakan oleh para tukang sihir yang terlaknat. Namun “kayu ajaib” dalam tulisan kali ini adalah kayu siwak yang mendatangkan kebaikan dunia dan akhirat.

Di antara keajaiban kayu siwak, ia mengandung banyak zat-zat yang berfungsi bagi kesehatan gigi, dan mengandung aroma yang mengharumkan bau mulut, walau tak memakai sikat gigi.

Lebih ajaib lagi, “kayu ajaib” alias siwak ini bisa mendatangkan ridho Allah -Azza wa Jalla-. Subhanallah, alangkah ajaibnya kayu siwak ini. Mudah didapatkan, ringan dibawa, setiap saat bisa digunakan, murah harganya, oh ternyata bisa mendatangkan ridho Allah. Tak heran jika Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda :

السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ

“Siwak adalah pembersih bagi mulut; sesuatu yang membuat Allah ridho”. [HR.Ahmad dalam Al-Musnad (6/47), Asy-Syafi’iy dalam Al-Umm (1/76) & Musnad-nya (41), An-Nasa’iy dalam Kitab Ath-Thoharoh (5), Al-Baihaqiy dalam Al-Kubro (134, 136, dan 137), Syu’abul Iman (2118 & 2777). Di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Al-Irwa’ (1/105/no.66)]

Al-Allamah Abul Hasan Nuruddin As-Sindiy-rahimahullah- berkata ketika mengomentari hadits ini,“Jika anda bertanya,”Bagaimana bisa siwak menjadi sebab Allah ridho?”, maka aku katakan,”Sebab melakukan sesuatu mandub(sesuatu yang hukumnya sunnah)bisa mendatangkan pahala; sebab siwak adalah pedahuluan bagi sholat, sedang sholat adalah munajat(percakapan) dengan Allah. Tak diragukan lagi bahwa orang harum bau mulutnya akan dicintai oleh orang diajak bercakap”. [Lihat Hasyiyah As-Sindiy (1/17), cet. Dar Al-Ma’rifah]

Jadi, siwak yang membuat mulut kita harum, dan bersih merupakan amalan mandub (yang dianjurkan) bisa mendatangkan pahala. Sedang orang yang mendapat pahala tentunya karena ia melakukan suatu perbuatan yang diridhoi oleh Allah.

Penelitian terbaru terhadap kayu siwak menunjukkan, bahwa siwak mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh bakteri, menghilangkan plaque, mencegah gigi berlubang serta memelihara gusi. Siwak memiliki kandungan kimiawi yang bermanfaat, seperti :

1. Antibacterial acids, seperti: astringents, abrasive dan detergents. Berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi dan menghentikan pendarahan pada gusi. Pada penggunaan siwak pertama kali, mungkin terasa pedas dan sedikit membakar, karena terdapat kandungan serupa mustard di dalamnya yang merupakan substansi antibacterial acids tersebut.
2. Kandungan kimia, seperti: klorida, pottasium, sodium bicarbonate, fluoride, silika, sulfur, vitamin C, trimethyl amine, salvadorine, tannins dan beberapa mineral lainnya, berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi. Bahan-bahan ini sering diekstrak sebagai bahan penyusun pasta gigi.
3. Minyak aroma alami yang memiliki rasa dan bau yang segar, menjadikan mulut menjadi harum dan menghilangkan bau tak sedap.
4. Enzim yang mencegah pembentukan plaque yang menyebabkan radang gusi. Plaque juga merupakan penyebab utama tanggalnya gigi secara prematur.
5. Anti decay agent (zat anti pembusukan), yang menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah proses pembusukan. Selain itu, siwak juga turut merangsang produksi saliva (air liur) lebih. Saliva merupakan organik mulut yang melindungi dan membersihkan mulut.
Sebuah penelitian terbaru tentang Periodontal Treatment (Perawatan gigi secara periodik atau berkala) dengan mengambil sample terhadap 480 orang dewasa berusia 35-65 tahun di kota Mekkah dan Jeddah oleh para ilmuwan dari King Abdul Aziz University, Jeddah, menunjukkan bahwa periodontal treatement untuk masyarakat Mekkah dan Jeddah adalah lebih rendah daripada studi yang dilakukan terhadap negara-negara lain. Hal ini mengindikasikan, bahwa penggunaan siwak berhubungan sangat erat terhadap rendahnya kebutuhan masyarakat Mekkah dan Jeddah terhadap periodontal treatment.
Pembaca yang budiman, demi meraih segudang keutamaan tersebut, ada baiknya kita menghiasi diri kita dengan menggunakan siwak dalam beberapa kondisi berikut:

Ketika Hendak Sholat
Ketika seorang hendak bermunajat dengan Allah dalam sholatnya, maka ia dianjurkan untuk memakai pakaian yang layak, dan membersihkan seluruh badannya dari najis, dan bau-bau yang mengganggu. Sebab malaikat yang mendengar, dan mencatat amal sholat kita akan terganggu.

Jabir bin Abdillah -radhiyallahu ‘anhu- berkata, “Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- melarang dari (makan) bawang merah, dan bawang bakung. Kamipun dikuasai oleh perasaan butuh (kepadanya), maka kami akhirnya makan bawang. Maka Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ الْمُنْتِنَةِ فَلَا يَقْرَبَنَّ مَسْجِدَنَا فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَأَذَّى مِمَّا يَتَأَذَّى مِنْهُ الْإِنْسُ

“Barang siapa yang memakan pohon (tanaman) yang busuk ini, maka janganlah ia mendekati masjid kami, karena malaikat terganggu oleh sesuatu yang mengganggu manusia”. [HR. Muslim dalam Kitab Al-Masajid (1252)]

Jadi, seorang yang ingin mendatangi masjid, maka hendaknya ia membersihkan mulutnya dari segala bau dengan menggunakan siwak atau yang bisa membersihkan gigi. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِيْ أَوْ عَلَى النَّاسِ لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ صَلَاةٍ

“Andai aku tak (khawatir) akan memberatkan ummatku atau manusia, maka aku akan perintahkan (wajibkan) mereka bersiwak setiap kali hendak sholat”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Al-Jum’ah (847), Muslim dalam Ath-Thoharoh (588), Abu Dawud dalam Ath-Thoharoh (46), An-Nasa’iy dalam Al-Mawaqit (533), dan Ibnu Majah dalam Ash-Sholah (690)]

Hadits ini menurut lahiriahnya menunjukkan bahwa semua orang dianjurkan bersiwak, baik ia berpuasa atau tidak. Karenanya, dalam menjelaskan faedah hadits ini, Al-Imam Al-Bukhoriy-rahimahullah- berkata dalam kitab Shohih-nya (2/682), “Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- (dalam hadits ini) tidaklah mengkhususkan orang yang berpuasa dari yang tak puasa”.

Maksud beliau bahwa Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- tidaklah melarang orang yang berpuasa untuk bersiwak sebagaimana halnya orang yang tak puasa boleh menggunakan siwak.

Al-Hafizh Ibnu KhuzaimahAn-Naisaburiy -rahimahullah- berkata dalam mengomentari hadits ini, “Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- tidak mengecualikan orang yang tak berpuasa (dalam hal bolehnya bersiwak), tanpa yang berpuasa. Jadi, di dalamnya terdapat petunjuk bahwa bersiwak bagi orang yang berpuasa ketika hendak sholat memiliki keutamaan seperti halnya orang yang tak berpuasa”.[Lihat Shohih Ibnu Khuzaimah (3/247)]

Apa yang dinyatakan oleh Ibnu Khuzaimah -rahimahullah-, juga telah dikuatkan oleh Al-Hafizh Ibnu Abdil Barr Al-Andalusiy-rahimahullah- dalam kitabnya At-Tamhid (7/198) saat beliau berkata, Dalam hadits ini dalil yang menunjukkan bolehnya bersiwak pada setiap waktu berdasarkan sabdanya, “setiap kali hendak wudhu”, dan “setiap kali hendak sholat”. Sedang sholat wajib pada kebanyakan waktu, baik pada waktu malam, siang, maupun shubuh”.

Ketika Hendak Wudhu’
Diantara waktu yang amat dianjurkan bagi kita untuk menggunakan siwak agar mulut kita bersih dan harum, ketika kita mau melakukan wudhu’.

لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِيْ لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ الْوُضُوْءِ وَلَأَخَّرْتُ الْعِشَاءَ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ أَوْ شَطْرِ اللَّيْلِ

“Andai aku tak (khawatir) akan memberatkan ummatku, maka aku akan perintahkan (wajibkan) mereka bersiwak setiap kali hendak sholat, dan akan kutangguhkan sholat Isya’ ke sepertiga malam atau tengah malam”. [HR. Ahmad dalam Al-Musnad (7406), Ibnu Khuzaimah dalam Shohih-nya (140), Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushonnaf (1787), Ibnu Hibban dalam Shohih-nya (1531), Ath-Thohawiy dalam Syarh Al-Ma’aniy (228), Al-Bazzar dalam Al-Musnad (2106), Ath-Thobroniy dalam Al-Kabir (1238), Al-Abihaqiy dalam Al-Kubro (144), dan dalam Syu’abul Iman (2769), dan Ibnul Jarud dalam Al-Muntaqo (63). Hadits ini di-shohih-kan oleh Al-Arna’uth dalam Takhrij Al-Ihsan (2/250)]

Ketika Hendak Membaca Al-Qur’an
Seorang hamba ketika membaca kitab suci Al-Qur’an Al-Karim, maka dianjurkan agar ia menyucikan diri, baik pada pakaian, tempat, dan badan (utamanya mulut) dari segala najis, dan kotoran yang mengganggu. Sebab seorang yang membaca Al-Qur’an Al-Karim ibaratnya orang yang bermunajat, dan berbisik dengan Allah Robbul alamin. Itulah hikmahnya Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- menganjurkan hal itu dalam hadits ini:

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا قَامَ يُصَلِّي أَتَاهُ الْمَلَكُ فَقَامَ خَلْفَهُ يَسْتَمِعُ الْقُرْآنَ وَيَدْنُوْ فَلَا يَزَالُ يَسْتَمِعُ وَيَدْنُوْ حَتَّى يَضَعَ فَاهُ عَلَى فِيْهِ فَلَا يَقْرَأَ آيَةً إِلَّا كَانَتْ فِيْ جَوْفِ الْمَلَكِ

“Sesungguhnya seorang hamba jika ia bangkit melaksanakan sholat, maka ia akan didatangi oleh seorang malaikat seraya berdiri di belakangnya untuk mendengarkan Al-Qur’an. Senantias ia menyimak Al-Qur’an mendekat sehingga malaikat itu meletakkan mulutnya pada mulut orang yang sholat itu.Maka seorang hamba tidaklah membaca Al-Qur’an kecuali bacaan Qur’annya dalam diri malaikat itu”. [HR. Al-Baihaqiy dalam Al-Kubro (1/38), dan Adh-Dhiya’ Al-Maqdisiy dalam Al-Mukhtaroh (1/201). Lihat Ash-Shohihah (1213)]

Menurut riwayat lain, diakhir hadits itu, Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

فَطَهِّرُوْا أَفْوَاهَكُمْ لِلْقُرْآنِ

“…maka sucikanlah mulut kalian untuk Al-Qur’an”. [HR. Al-Bazzar dalam Al-Musnad (603). Dikuatkan sanadnya oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah (3/215)]

Al-Imam Abu Zakariyya An-Nawawiy-rahimahullah- berkata ketika menjelaskan adab-adab yang perlu dijaga oleh orang yang membaca Al-Qur’an, “Seyogyanya jika seseorang hendak membaca Al-Qur’an agar ia membersihkan mulutnya dengan siwak, dan selainnya. Cara memilih siwak,hendaknya ia berasal kayu sugigi; boleh juga dari seluruh jenis kayu, dan sesuatu yang dapat membersihkan mulut, seperti secarik kain yang kasar, sikat gigi, dan selain itu”. [Lihat At-Tibyan fi Adab Hamalah Al-Qur’an (hal. 37)]

Ketika Hendak Masuk Rumah
Diantara bentuk perhatian Islam kepada kebersihan, Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- mencontohkan kepada ummatnya agar ketika hendak masuk rumah dan menemui istri dan anak-anaknya, seseorang terlebih dahulu membersihkan mulutnya. Jika perkara ini dilazimi, niscaya akan melahirkan mawaddah wa rahmah di antara penghuni rumah tangga. Terkadang seseorang dijauhi oleh orang lain, karena mulutnya yang bau.

Syuraih bin Hani’ Al-Haritsiy-rahimahullah- bertanya kepada A’isyah -radhiyallahu ‘anha-, “Perkara apakah yang dimulai oleh Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- ketika ia mau masuk ke rumahnya?” A’isyah berkata, “(Beliau memulai) dengan siwak”.[HR. Muslim dalam Ath-Thoharoh (253), Abu Dawud dalam As-Sunan (51), An-Nasa’iy dalam Al-Mujtaba (8), dan Ibnu Majah dalam As-Sunan dalam As-Sunan (290)]

Ketika Hendak Sholat Tahajjud
Seseorang ketika bangun dari tidurnya, ia akan mendapati perubahan pada bau mulutnya. Disinilah rahasianya Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- ketika bangun malam, beliau membersihkan giginya dengan kayu ajaib, yaitu siwak yang mengandung bahan yang mengharumkan gigi, walau tidak menggunakan pasta gigi.

Hudzaifah -radhiyallahu ‘anhu- berkata,

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ لِيَتَهَجَّدَ يَشُوْصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ

“Dahulu Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- jika bangun untuk bertahajjud, maka beliau menggosok mulut (baca:gigi)nya dengan siwak”. [HR. Al-Bukhoriy (242, 849, & 1085),Muslim (255), Abu Dawud (55), An-Nasa’iy (2, & 1621-1624), dan Ibnu Majah (286)]

Al-Imam Ibnu Daqiq Al-Ied-rahimahullah- berkata, “Dalam hadits ini terdapat anjuran bersiwak ketika bangun dari tidur, karena tidur menimbulkan perubahan mulut sebab adanya sesuatu yang naik ke mulut berupa uap lambung. Sedang siwak adalah alat pembersihnya. Itulah dianjurkan siwak ketika ada sesuatu yang mengharuskannya”. [Lihat Fathul Bari (1/356), cet. Dar Al-Ma’rifah]

Jadi, bersiwak ketika hendak sholat tahajjud adalah perkara yang dianjurkan; sebagai pelengkap dan penyempurna bagi ibadah seorang hamba. Seorang yang berbau mulutnya, karena belum bersiwak, maka akan terganggu oleh bau mulutnya. Inilah salah satu sebab yang menghilangkan khusyu’nya seseorang ketika sholat.

Para Pembaca yang budiman, inilah beberapa kondisi dianjurkan di dalamnya untuk bersiwak, dan membersihkan mulut. Namun ini bukanlah pembatasan, sebab seseorang dianjurkan bersiwak ketika terjadi perubahan bau mulut.

Perhatian

Anjuran menggunakan siwak untuk membersihkan gigi, bukanlah berarti kita dilarang menggunakan sikat gigi atau yang lainnya dalam membersihkan gigi. Bahkan semua itu boleh. Namun tentunya yang lebih utama adalah melazimi siwak, karena ia memiliki fadhilah, yaitu membuat Allah ridho karena mengikuti sunnah Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- .

Kami jelaskan demikian, karena sebagian orang jahil menyangka bahwa Islam melarang kita menggunakan discovery (penemuan baru) yang mubah.

Buletin Jum’at Al-Atsariyyah edisi 53 Tahun I. Penerbit: Pustaka Ibnu Abbas. Alamat: Pesantren Tanwirus Sunnah, Jl. Bonto Te’ne No. 58, Kel. Borong Loe, Kec. Bonto Marannu, Gowa-Sulsel.

Sumber: http://www.almakassari.com/?p=233

Sagu makanan sehat murah untuk mencegah kegemukan dan diabetes

Sagu adalah salah satu makanan pokok di daerah Indonesia bagian timur.

Faktanya makanan sagu ini harganya selain terjangkau, sagu juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan salah satunya untuk mencegah kegemukan / obesitas.

Berikut manfaat dan keunggulan bila kita mengonsumsi aneka makanan yang berasal dari sagu:

* Sagu memberikan efek mengenyangkan, tetapi tidak menyebabkan gemuk.

Ini merupakan salah satu keunikan dari sagu dibanding makanan pokok lainnya, makanan pokok lain memang mengenyangkan juga, tapi jika kita mengkonsumsi terlalu berlebih bisa menyebabkan kegemukan.

* Sagu mencegah sembelit dan dapat mencegah risiko kanker usus.

Sembelit sekarang banyak sekali menyerang berbagai kalangan. Minum air putih dalam jumlah yang banyak dapat mencegah sembelit, selain itu juga mengkonsumsi sagu secara rutin walaupun hanya sekedar untuk camilan, dapat mencegah sembelit, susah buang air besar dan menurunkan resiko terkena kanker usus. Sagu sangat baik untuk mencegah berbagai gangguan kesehatan di bagian pencernaan.

* Sagu tidak cepat meningkatkan kadar glukosa dalam darah sehingga dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus / kencing manis.

Keunggulan lain dari mengkonsumsi sagu adalah dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes atau kencing manis. Penderita diabetes sangat harus menjaga kadar gula darahnya, karena tidak semua bahan makanan pokok aman dikonsumsi untuk penderita diabetes. Sagu adalah makanan yang sangat direkomendasikan untuk penderita diabetes yang ingin menjaga berat badannya supaya terhindar dari kegemukan.

Sabtu, 22 Februari 2014

Begini Pertolongan Pertama Henti Jantung

Teknik berikut adalah legal untuk dilakukan awam selama tidak ada orang medis yang tersedia di tempat kejadian. Di negara barat, teknik memompa jantung ini sebenarnya diajarkan untuk orang awam.

Penyakit jantung dan pembuluh darah masih menduduki tempat pertama sebagai penyebab kematian di negara kita. Di antara berbagai penyakit jantung, kondisi yang paling banyak memakan korban adalah henti jantung.

Kondisi henti jantung sebenarnya tidak selalu berakhir dengan kematian. Henti jantung masih dapat diupayakan. Jika Anda pernah melihat atau mungkin menonton di layar televisi seorang dokter memompa dada seseorang yang tampaknya sudah meninggal, itu adalah upaya untuk ‘menghidupkan’ kembali orang yang baru saja mengalami henti jantung.

Upaya tersebut bila dilakukan dengan segera dan dengan teknik yang benar dapat ‘menghidupkan’ seseorang lagi, dalam arti jantungnya akan kembali berdetak. Yang menjadi masalah, banyak yang tidak tahu harus melakukan apa ketika mendapatkan keluarganya terkena serangan jantung dan henti jantung. Penanganan yang terlambat itulah yang menjadi penyebab masih tingginya angka kematian akibat serangan jantung dan henti jantung.

Melalui tulisan ini, mari kita simak pertolongan pertama pada henti jantung.

Mengenali ciri-ciri henti jantung

Langkah pertama adalah mengenali ciri-ciri seseorang terkena henti jantung. Pada penderita yang mengeluh nyeri dada kemudian terjatuh pingsan, segera periksa apakah penderita mengalami henti jantung. Ciri henti jantung yakni:

1. Periksa kesadaran. 
Penderita dengan henti jantung kesadarannya sangat turun bahkan dengan rangsangan nyeri penderita tidak merespon. Pertama-tama coba teriak panggil nama penderita. Bila penderita tidak merespon, beri rangasang nyeri seperti mencubit kulit lengan atau tekan kuku penderita dengan kuku Anda. Penderita dengan henti jantung tidak akan merespon.

2. Periksa pernapasan. 
Ada teknik yang disebut sebagai look, feel and listen (lihat, rasakan, dan dengar). Caranya adalah, dekatkan pipi Anda ke dekat hidup penderita dan arahkan pandangan Anda pada dada penderita, selanjutnya look (lihat) apakah terdapat gerakan pernapasan, yakni gerakan naik-turun dada, feel (rasakan) dengan pipi Anda apakah terdapat hembusan udara pernapasan yang keluar dari hidup penderita, dan listen (dengar) apakah terdapat suara pernapasan. Kita tidak akan menemukan adanya tanda-tanda pernapasan pada seseorang dengan henti jantung.

3. Periksa nadi. 
Dianjurkan pemeriksaan nadi dilakukan pada nadi besar, yakni nadi karotis. Nadi karotis terletak di kiri-kanan leher, kira-kira 2 jari ke sisi kanan dan kiri dari pertengahan tengah leher. Dengan jari, raba nadi dan rasakan ada-tidaknya nadi. Waktu yang dianjurkan untuk memeriksa nadi ialah 10 detik saja. Kita tidak akan merasakan adanya denyut nadi pada seseorang dengan henti jantung.

4. Ciri lainnya ialah ujung jari kaki-tangan mulai terasa dingin.
Muka pucat, bibir kebiruan. Bila kuku jari penderita ditekan kemudian dilepas maka warna merah pada kuku akan kembali lambat. Pada orang normal jika kuku jari ditekan dan kemudian dilepas, warna merah akan kembali dalam waktu kurang dari 2 detik.

Panggil bantuan medis

Bila Anda mendapatkan seseorang mengalami ciri-ciri serangan jantung ataupun henti jantung di atas, jangan panik. Ingat bahwa serangan jantung dan henti jantung bukanlah kematian.

Kematian akan terjadi bila seseorang mengalami henti jantung sekitar 10-20 menit. Pada waktu tersebut otak dan sebagian besar sel-sel dalam tubuh mati. Berhadapan dengan seseorang yang henti jantung sama dengan berpacu dengan waktu. Semakin cepat pertolongan diberikan semakin besar harapan hidup.

Dengan demikian bila mendapati seseorang henti jantung, jangan panik tetapi juga jangan tidak berbuat apa-apa. Segera telepon rumah sakit terdekat atau unit gawat-darurat terdekat untuk meminta ambulans beserta dokter. Bila disekitar tempat kejadian terdapat dokter atau paramedis atau klinik praktik dokter, segera panggil. Dokter dan tenaga medis telah memiliki sertifikasi pelatihan pemberian pertolongan untuk henti jantung.

Bila memungkinkan, segera ambil kendaraan dan bawa penderita ke unit gawat darurat terdekat. Selama dalam perjalanan hubungi unit gawat darurat yang dituju, beritahukan bahwa Anda akan membawa penderita dengan serangan jantung atau henti jantung dan akan tiba dalam beberapa menit lagi. Dengan demikian, dokter dan tenaga medis dapat mempersiapkan alat dan obat-obatan yang akan dibutuhkan.

Teknik pompa jantung dan nafas buatan

Setelah mendapati ciri-ciri henti jantung dan memanggil pertolongan medis, Anda dapat melakukan hal pompa jantung berikut:

1. Posisikan penderita berbaring terlentang di atas landasan yang cukup keras, seperti lantai.

2. Posisi kepala sedikit menengadah karena posisi ini adalah posisi dimana saluran napas terbuka lebar dan lurus.

3. Penolong berlutut di samping penderita.

4. Pompa pada dinding dada dilakukan dengan kedua telapak tangan yang saling bertumpu. Tidak semua telapak tangan menyentuh dinding dada, hanya bagian tumit telapak tangan saja yang menumpu pada dinding dada.

5. Selanjutnya posisi telapak tangan, siku, hingga bahu lurus. Hal ini agar tenaga yang dihasilkan besar dan penolong tidak capai.

6. Sumber tenaga untuk memompa ialah sendi bahu. Jadi gerakan memompa bukan berasal dari tenaga lengan bawah ataupun lengan atas, tetapi dari gerakan naik-turunya bahu.

7. Tumit tangan diletakan di tulang tengah dada, di pertengahan setengah bawah tulang dada. Pada laki-laki posisinya kira-kira sejajar puting susu, sedangkan pada perempuan sejajar lipatan kulit bawah payudara.

8. Pompa diberikan berirama dengan kecepatan 100 kali per menit.

9. Pompa diberikan dengan kekuatan yang menyebabkan dinding dada terdorong sejauh 5 sentimeter.

10. Setiap 2 menit periksa kembali nadi penderita apakah sudah teraba atau belum.

11. Napas buatan boleh diberikan, namun sejumlah penelitian menyimpulkan bahwa napas buatan tidak perlu dilakukan bila penolong adalah orang awam.

12. Pompa terus diberikan hingga bantuan medis datang. Bila penolong lelah, pompa dapat digantikan oleh penolong lain.

13. Pompa dapat dihentikan bila penolong medis datang, penolong kelelahan dan tidak ada penolong lainnya, atau pompa telah diberikan dalam waktu 20 menit tanpa ada perbaikan (penderita masih tidak sadar, napas dan nadi tidak ada).

Manfaat pemberian pompa dindang tersebut sebenarnya sama dengan fungsi jantung. Dorongan yang diberikan pada dinding dada akan mendorong tulang dada ke bawah. Di bawah tulang dada tersebut terdapat organ jantung sehingga tulang dada tersebut akan menekan jantung dan menyebabkan darah mengalir keluar dari jantung.

Ingat bahwa respon yang cepat terhadap pasien henti jantung, pemberian pompa dinding dada yang benar, cepat, dan dalam adalah kunci keberhasilan untuk ‘menghidupkan’ kembali penderita henti jantung.

Semoga tulisan ini dapat menghasilkan kader-kader penyelamat nyawa di masyarakat kita.

Alasan ilmiah Islam melarang lelaki memakai emas

Dalam Islam, laki-laki haram pakai emas. Namun sangat disayangkan budaya kita umat Islam telah meniru-niru budaya barat dimana laki-laki mengenakan cincin emas saat prosesi tukar cincin atau sebagai mas kawin pada saat acara pernikahan. Jika mengacu pada hadits-hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dapat disimpulkan bahwa dalam Islam laki-laki diharamkan pakai emas sedangkan bagi perempuan tidak. Mengapa?

Atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit melalui pori-pori dan masuk ke dalam darah manusia. Jika seorang pria mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan: di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam kadar yang melebihi batas (dikenal dengan sebutan migrasi emas).

Jika itu terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka akan mengakibatkan penyakit Al zheimer. Sebab, jika tidak dibuang, maka dalam jangka waktu yang lama atom emas dalam darah ini akan sampai ke otak dan memicu penyakit Al zheimer.

Alzheimer adalah suatu penyakit dimana penderitanya kehilangan semua kemampuan mental dan fisik, menyebabkannya kembali seperti anak kecil. Alzheimer bukan penuaan normal, tetapi penuaan paksaan atau terpaksa. Di antara mereka yang terkena penyakit Alzheimer adalah Charles Bronson, Ralph Waldo Emerson dan Sugar Ray Robinson.

Lalu, mengapa Islam memperbolehkan wanita untuk mengenakan emas ?
Jawabannya adalah, “Wanita tidak menderita masalah ini karena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melalui menstruasi.”  Itulah sebabnya Islam mengharamkan pria mengenakan perhiasan emas dan membolehkan wanita memakainya.

Penyakit yang disebabkan oleh kandungan emas ini, tidak ditemukan pada perempuan. Penelitian tentang penyakit ini menyebutkan bahwa dalam tubuh seorang perempuan/wanita, terdapat suatu lemak unik, lemak yang berbeda yang tidak dimiliki seorang laki-laki dimana lemak ini akan mencegah unsur senyawa atom emas (Au) untuk masuk ke dalam tubuh, sehingga saat atom ini masuk, hanya mampu menembus kulit, namun tidak bisa menembus lemak yang menghalangi jalan menuju daging dan darah.

Penelitian lain menyebutkan bahwa di dalam tubuh seorang wanita, zat emas bisa masuk ke dalam tubuh dan mengalir bersama darah, namun zat ini tidak akan berbahaya karena akan dibuang bersama darah saat haid/menstruasi. Jadi Nabi membolehkan seorang istri/wanita mengenakan cincin/perhiasan dari emas, namun sangat dilarang bagi suami/laki-laki.

Alasan Islam melarang pria memakai emas, telah disampaikan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam lebih 1400 tahun yang lalu. Padahal beliau tidak pernah belajar ilmu fisika.

Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Al-Bara’ bin Azib Radhiyallahu ‘anhu, bahwa ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat seorang laki-laki memakai cincin emas di tangannya, maka beliau memintanya supaya mencopot cincinnya, kemudian melemparkannya ke tanah. (HR Bukhari & Muslim).

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang cincin emas (bagi laki-laki),” (HR Bukhari No 5863 & Muslim No. 2089).

Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam pernah bertemu seorang lelaki yang memakai cincin emas di tangannya. Beliau mencabut cincin tersebut lalu melemparnya, kemudian bersabda,
« يَعْمِدُ أَحَدُكُمْ إِلَى جَمْرَةٍ مِنْ نَارٍ فَيَجْعَلُهَا فِى يَدِهِ »
 (“Seseorang dari kalian telah sengaja mengambil bara api neraka dengan meletakkan (cincin emas semacam itu) di tangannya”).

Lalu, setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pergi, ada yang mengatakan kepada lelaki tadi, “Ambillah dan manfaatkanlah cincin tersebut.” Ia berkata, “Tidak, demi Allah. Saya tak akan mengambil cincin itu lagi selamanya karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah membuangnya,”
(HR Muslim No. 2090, dari hadits ‘Abdullah bin ‘Abbas).

Imam Nawawi rahimahullah ketika menjelaskan hadits ini berkata, “Seandainya si pemilik emas tadi mengambil emas itu lagi, tidaklah haram baginya. Ia boleh memanfaatkannya untuk dijual dan tindakan yang lain. Akan tetapi, ia bersikap waro’ (hati-hati) untuk mengambilnya, padahal ia bisa saja menyedekahkan emas tadi kepada yang membutuhkan karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah melarang seluruh pemanfaatan emas. Yang beliau larang adalah emas tersebut dikenakan. Namun untuk pemanfaatan lainnya, dibolehkan,”
(Syarh Shahih Muslim, 14: 56).

Imam Nawawi rahimahullah berkata dalam Syarh Shahih Muslim (14: 32), “Emas itu haram bagi laki-laki berdasarkan ijma’ (kesepakatan) para ulama.” Dalam kitab yang sama (14: 65), Imam Nawawi juga berkata, “Para ulama kaum Muslimin sepakat bahwa cincin emas halal bagi wanita. Sebaliknya mereka juga sepakat bahwa cincin emas haram bagi pria.”

(nabawia.com dan sumber lainnya)