Sungguh zina itu melukai hati

Abu Umamah menceritakan.. “Suatu hari ada seorang pemuda yang mendatangi Nabi Shalallahu ‘alaihi wassallamseraya berkata.. “Wahai Rasulullah..izinkan aku berzina..!”.. Para sahabatpun bergegas mendatanginya dan menghardiknya.. “Diam kamu.diam..!”.. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassallam berkata... “Mendekatlah..”....

Ketika Rasulullah menangis

Beliau shalat sambil menangis hingga waktu Subuh tiba.. Beliau terus mengulang-ulang ayat tersebut. “Jika Engkau siksa mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-MU, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”

Fakta menarik tentang menangis

Setiap orang tentu saja pernah menangis dalam hidupnya. Dari sejak kita terlahir di dunia, kita sudah merasakan air mata keluar dari mata. Menangis merupakan ekspresi emosi ketika seseorang merasa tersakiti baik mental maupun fisik, atau bahkan saat seseorang merasa sangat bahagia.

mendapatkan cinta allah dengan bertaubat

Allah memerintahkan bertobat kepada kita dengan kalimat Tûbû sebanyak tujuh kali di dalam Alquran (al Baqarah :54, Huud , 52, 61, 90, at Tahrim: 8, dan an Nuur :31), sesungguhnya pengulangan perintah kepada kita untuk bertobat menunjukkan bahwasanya kebanyakan manusia berbuat kesalahan..

islam tidak dapat di nilai walau dua kali lipat dunia dan seisinya

Dari sekian miliyar manusia Anda yang dipilih oleh Allah Ta'ala menjadi seorang muslim, Anda dapatkan Islam tanpa meminta, mendaftar apalagi sampai membayar..., sungguh ini murni Pemberian Allah Ta'ala. Pernahkah Anda berfikir bahwa agama yang Anda anut sangat mahal harganya....

Jumat, 21 Februari 2014

7 TIPS MUDAH MENGHILANGKAN CAPEK DI TUBUH ANDA

1. Biasakan untuk sarapan pagi sebelum memulai aktivitas anda. ini dikarenakan dengan sarapan tiap pagi sebelum beraktivitas maka pikiran dan kondisi tubuh anda akan lebih stabil daripada mereka yang tidak sarapan. Sehingga rasa lelah pun dapat terkurangi atau bahkan hilang pada tubuh anda di sela aktivitas anda dengan rutin sarapan pagi.

2. Makanlah dengan teratur dengan makanan yang mengandung berbagai nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita, baik itu karbohidrat, protein, vitamin, mineral dan makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi. Sehingga menghindarkan anda dari rasa lelah setelah beraktivitas, karena tubuh kita terjaga kesehatannya dan menjadikan tubuh kita lebih stabil.

3. Makanlah dengan makanan yang mengandung serat. Ini dikarenan dengan memperbanyak makanan yang berserat maka akan memberikan energi lebih pada tubuh kita. Sehingga tidak mudah capek dalam segala aktivitas kita.

4. Minumlah air sesuai kebutuhan tubuh kita. Paling baik yaitu 8 gelas sehari bisa lebih. Ini dikarenakan air akan mempermudah darah dalam mengalir ke seluruh sel dan organ tubuh kita. Sehingga peredaran darah lancar dan rasa lelah akan terkurangi.

5. Mendengarkan musik yang anda sukai merupakan salah satu cara efektif untuk menghilangkan rasa lelah yang ada dalam tubuh anda. jadi setelah selesai beraktivitas tidak ada salahnya mendengarkan musik yang anda sukai dengan duduk santai. Ini akan membantu menghilangkan rasa lelah tersebut.

6. Melihat acara komedi yang ditayangkan di televisi juga mampu menghilangkan rasa lelah yang anda alami setelah beraktivitas. Dengan tertawa lepas semua beban pikiran dan lelah pada tubuh anda akan sirna tanpa anda sadari.

7. Sebelum mandi setelah beraktivitas yang membuat anda lelah, usahakan membasuh wajah anda dengan air dingin terlebih dahulu. Ini juga mampu membantu menghilangkan rasa lelah yang menghinggapi tubuh dan pikiran anda.

Kamis, 20 Februari 2014

5 ORGAN TUBUH INI MELEMAH SAAT KITA EMOSI

Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita sering mengalami berbagai macam emosi, baik marah, sedih, cemas dll. Ternyata perubahan emosi ini berpengaruh terhadap organ tubuh kita.
Adapun pengaruh emosi tersebut terhadap organ tubuh kita yaitu sebagai berikut .

Marah Melemahkan Liver
Marah memang menjadi sebuah ledakan emosi yang timbul saat semuanya sudah tak tertahankan lagi di kepala atau dada kita. Namun ternyata, marah bisa melemahkan liver. Oleh karena itu, orang yang sedang sering atau mudah marah biasanya tidak mengalami detoksifikasi tubuh sebagus mereka yang sudah menerapkan anger management.

Kesedihan Melemahkan Paru-Paru
Memang ada masanya di mana kita merasa sedih yang tak terkira. Namun, orang bijak mengatakan bahwa janganlah sedih yang tak berkesudahan. Kesedihan memang bisa melemahkan jiwa Anda, bahkan melemahkan paru-paru. Orang yang terlalu sedih, lebih mudah mengalami masalah pernafasan dibanding mereka yang ceria.

Kecemasan Melemahkan Perut
Mungkin Anda sudah sering mengalami hal ini sejak kecil. Beberapa orang yang mudah cemas atau akan menghadapi sesuatu yang besar baginya sehingga ia merasa cemas, memang akan mengalami mulas kecil di perut. Kecemasan memang bisa memberikan efek pada perut Anda, oleh karena itu, cobalah untuk minum air hangat saat Anda merasa cemas yang berlebihan untuk menenangkan diri.

Stres Melemahkan Jantung Dan Otak
Nah, ini dia yang sering menjadi masalah wanita atau orang dewasa yang mulai memasuki usia 25 ke atas. Stres, bisa jadi karena tekanan sosial, pribadi, kerja keras dan karir.

Ketakutan Melemahkan Ginjal
Saat Anda mengalami ketakutan berlebih, hal ini bisa menyebabkan gangguan pada ginjal. Oleh karena itu kalau Anda memiliki phobia tertentu atau mengalami trauma hebat pada sesuatu, sebaiknya mulai mencoba melakukan terapi untuk menyembuhkannya, karena ginjal adalah salah satu organ yang berperan penting untuk memfilter darah dan zat yang tak diperlukan tubuh.

Demikian sedikit informasi tentang pengaruh emosi terhadap organ tubuh manusia . semoga bermanfaat :)

Rabu, 19 Februari 2014

manfaat Gerakan sholat Untuk kesehatan

Setiap gerakan sholat yang dicontohkan Rasulullah SAW sarat akan hikmah dan bermanfaat bagi kesehatan. Syaratnya, semua gerak tersebut dilakukan dengan benar, tuma'ninah serta istiqamah (konsisten dilakukan).

makna bacaan shalat yang luar biasa, termasuk juga aspek “olah rohani” yang dapat melahirkan ketenangan jiwa, atau “jalinan komunikasi” antara hamba dengan Tuhannya, secara fisik shalat pun mengandung banyak keajaiban.

✿ SAAT TAKBIRATUL IHRAM
Rasulullah SAW mengangkat kedua tangannya ke atas hingga sejajar dengan bahu-bahunya (HR Bukhari dari Abdullah bin Umar). Takbir ini dilakukan ketika hendak rukuk, dan ketika bangkit dari rukuk.
Gerakan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancer ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

Beliau pun mengangkat kedua tangannya ketika sujud. Apa maknanya? Pada saat kita mengangkat tangan sejajar bahu, maka otomatis kita membuka dada, memberikan aliran darah dari pembuluh balik yang terdapat di lengan untuk dialirkan ke bagian otak pengatur keseimbangan tubuh, membuka mata dan telinga kita, sehingga keseimbangan tubuh terjaga .

✿ SAAT RUKU'
“Ruku'lah dengan tenang (tumaninah).” Ketika ruku', Rasulullah SAW meletakkan kedua telapak tangan di atas lutut (HR Bukhari dari Sa’ad bin Abi Waqqash). Apa maknanya? Ruku' yang dilakukan dengan tenang dan maksimal, dapat merawat kelenturan tulang belakang yang berisi sumsum tulang belakang (sebagai syaraf sentral manusia) beserta aliran darahnya. Ruku' pun dapat memelihara kelenturan tuas sistem keringat yang terdapat di pungggung, pinggang, paha dan betis belakang. Demikian pula tulang leher, tengkuk dan saluran syaraf memori dapat terjaga kelenturannya dengan rukuk. Kelenturan syaraf memori dapat dijaga dengan mengangkat kepala secara maksimal dengan mata mengharap ke tempat sujud.
Ruku’ yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Gerakan ini bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi serta fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat saraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi untuk merelaksasikan otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah sarana latihan bagi kemih sehingga gangguan prostate dapat dicegah.

✿ SAAT I'TIDAL
“Lalu bangunlah hingga engkau berdiri tegak.” Apa maknanya? Saat berdiri dari dengan mengangkat tangan, darah dari kepala akan turun ke bawah, sehingga bagian pangkal otak yang mengatur keseimbangan berkurang tekanan darahnya. Hal ini dapat menjaga syaraf keseimbangan tubuh dan berguna mencegah pingsan secara tiba-tiba .

✿ SAAT SUJUD
“Selepas itu, sujudlah dengan tenang.” Apa maknanya? Bila dilakukan dengan benar dan lama, sujud dapat memaksimalkan aliran darah dan oksigen ke otak atau kepala, termasuk pula ke mata, telinga, leher, dan pundak, serta hati. Cara seperti ini efektif untuk membongkar sumbatan pembuluh darah di jantung, sehingga resiko terkena jantung koroner dapat diminimalisasi.
Posisi sujud berguna untuk memompa getah bening ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan daerah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan sujud dengan tuma’ninah, tidak tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Posisi seperti ini menghindarkan seseorang dari gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik ruku’ maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.


✿ DUDUK DIANTARA DUA SUJUD (awal & akhir )
“Kemudian bangunlah hingga engkau duduk dengan tenang.” Apa maknanya? Cara duduk di antara dua sujud dapat menyeimbangkan sistem elektrik serta syaraf keseimbangan tubuh kita. Selain dapat menjaga kelenturan syaraf di bagian paha dalam, cekungan lutut, cekungan betis, sampai jari-jari kaki .
iftirosy (tahiyat awal) dan tawarru’ (tahiyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. pada saat iftirosy, tubuh bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan saraf nervus Ischiadius. Posisi ini mampu menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarru’ sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (uretra), kelenjar kelamin pria (prostate) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, posisi seperti ini mampu mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarru’ menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.


✿ SAAT SALAM
Gerakan memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal. Salam bermanfaat untuk bermanfaat untuk merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala sehingga mencegah sakit kepala serta menjaga kekencangan kulit wajah.

SUBHANALLAH..SUBHANALLAH
Masih ada gerakan-gerakan shalat lainnya yang pasti memiliki segudang keutamaan , Semua ini memperlihatkan bahwa sholat adalah anugerah terindah dari ALLAH SWT bagi hamba beriman .

6 manfaat Mengkonsumsi Susu Kedelai

Di era modern ini banyak sekali makanan praktis yang membahayakan kesehatan. Konsumen harus lebih pandai memilih bahan makanan yang sehat dan alami. Untuk menjaga agar tubuh tetap bugar, kita harus menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Selain olahraga dan istirahat teratur, kita juga harus menjaga pola makan sehari-hari. Sudah saatnya meninggalkan makanan instan dan beralih pada makanan sehat dan alami yang bersahabat dengan tubuh.
Terkadang kesibukan yang luar biasa menjadi faktor pendorong untuk kita mengkonsumsi makanan instan yang mengandung banyak pengawet dan zat-zat berbahaya. Tanpa kita sadari, makanan-makanan tersebut adalah pemicu timbulnya berbagai penyakit dalam tubuh seperti diabetes, jantung, ginjal, kanker, dan lain-lain. Oleh karena itu, kita harus mulai mengatur asupan gizi seimbang untuk kesehatan tubuh.

Asupan gizi yang sering dikonsumsi untuk menambah stamina dan kebugaran tubuh adalah susu. Susu sapi merupakan asupan protein hewani yang sangat baik untuk tubuh dan otak terutama bagi mereka yang sedang dalam masa pertumbuhan atau masa penyembuhan dari suatu penyakit. Bagi yang alergi susu sapi, mereka bisa mengkonsumsi susu kedelai sebagai sumber protein nabati yang bernutrisi tinggi.

Berikut ini adalah 6 khasiat susu kedelai bagi kesehatan tubuh.

Pertama, susu kedelai adalah minuman berprotein tinggi yang bisa mencegah osteoporosis. Bila rutin dikonsumsi setiap hari, terutama saat sarapan, susu kedelai sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang.

Kedua, susu kedelai merupakan minuman kaya serat dan rendah kalori sehingga berkhasiat secara alami untuk menurunkan berat badan. Selain bugar, tubuh juga tetap terjaga keindahannya.

Ketiga, susu kedelai mengandung antioksidan yang bisa membuat kulit tetap kencang dan awet muda. Kandungan yang ada di dalam sari kedelai bisa mencegah penuaan dini serta menangkal sel-sel kanker yang bisa menyerang tubuh.

Keempat, susu kedelai mengandung banyak sekali nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh seperti magnesium, asam folat, vitamin E dan B6 untuk kesehatan jantung.

Kelima, susu kedelai sangat baik untuk kesehatan otak karena mengandung vitamin B Complek, mineral dan asam amino.

Dan yang keenam, susu kedelai mengandung isovlavon yang sangat bermanfaat bagi wanita karena bisa menghambat menopause.

6 khasiat susu kedelai ini sudah dibuktikan secara ilmiah dalam bidang kedokteran.

Minuman dan makanan sehat bukan lagi pilihan, akan tetapi sudah menjadi keharusan bagi manusia di era modern ini. Tubuh kita tergantung dari apa yang kita konsumsi. Semakin sehat makanan yang kita konsumsi, semakin panjang umur dan kualitas hidup kita.  Sayangi tubuh dengan memilih bahan makanan yang sehat seperti susu kedelai dan bahan-bahan lainnya yang alami tanpa bahan kimia yang bisa merusak fungsi organ tubuh.

Senin, 17 Februari 2014

Mayat Bangkit Lagi,Tradisi Ma’nene Masyarakat Toraja

Menyeramkan, Tradisi Ma’nene Masyarakat Toraja Mayat ini akan berjalan sendiri ke makamnya setelah diberi mantera-mantera.
Di Tanah Toraja ada sebuah ritual atau kebiasaan dalam prosesi pemakaman. Cukup unik. Dan, mungkin menyeramkan. Mayat yang telah disemayamkan bertahun-tahun di sebuah tebing tinggi dan kuburan batu, tiba-tiba jasadnya bangkit. Mayat itu kemudian berjalan mencari rumahnya. Setiba di rumah, dia akan tidur lagi. Cerita mayat berjalan ini sudah dikenal masyarakat Toraja sejak jaman leluhur. Hingga kini ritual tersebut masih ada dan bisa dilihat dengan mata telanjang.

Kabut tipis menyelimuti pegunungan Balla, Kecamatan Baruppu, Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Pertengahan Agustus silam, merupakan hari yang mendebarkan. Selain kampung Baruppu diterjang kabut hebat ditambah dinginnya angin pagi, hari itu juga menjadi kesibukan warga Baruppu.

Di tengah balai-balai rumah, mereka menggelar sebuah ritual. Mereka menyebutnya: Ma’nene. Sebuah ritual untuk mengenang leluhur, saudara dan handai taulan yang sudah meninggal. Dari sinilah misteri budaya Tanah Toraja terkuak.
Seorang wanita tua terlihat dikelilingi warga. Semua orang memandang serius. Siapa wanita itu? Entahlah. Dilihat dari belakang, dia usianya kira-kira 60-70 tahun. Sangat tua. Rambutnya tergerai dengan lebat. Rambutnya sudah ditumbuhi uban. Dia sama sekali tidak bergerak. Kedua tangannya disilangkan ke depan. Wanita tua itu mengenakan pakaian kegemarannya: warna biru.

Seluruh kulitnya terlihat kusut. Ada warna putih kecoklat-coklatan. Kelihatannya dulu dia pernah mengalami kebakaran sehingga kulitnya menjadi begitu. Yang aneh, meski dikelilingi puluhan orang, wanita itu tetap tak bergeming. Mematung. Tidak menoleh atau berbicara.

Setelah didekati, alamak, ternyata dia adalah sesosok mayat. Ma’nene, begitu kata orang Toraja. Apa itu? Itu adalah mayat yang telah diawetkan. Bagi masyarakat Toraja, kematian adalah sesuatu yang disakralkan. Bagi mereka, kematian harus dihormati. Mereka yang mati biasanya diletakkan di dalam gua. Selama bertahun-tahun didiamkan di sana.

Nah, mayat tadi, adalah mayat seorang ibu sekaligus nenek yang telah meninggal selama bertahun-tahun. Tapi anehnya, mayat tersebut masih utuh. Apakah dia dibalsem? Tidak. Kisah tentang mayat utuh ini sudah ada sejak tahun 1905.

Mayat-mayat utuh tersebut pertama ditemukan di sebuah gua di Desa Sillanang. Saat ditemukan mayat tersebut tidak busuk, pun sampai sekarang. Uniknya, mayat untuh itu tidak dibalsem maupun diberi ramuan. Alami.

Menurut Tampubolon, (45), anak ketua adat setempat, kemungkinan ada semacam zat di gua itu yang khasiatnya bisa mengawetkan mayat manusia. “Kalau saja ada ahli geologi dan kimia yang mau membuang waktu menyelidiki tempat itu, sepertinya teka teki gua Sillanang dapat dipecahkan,” kata Tampubolon.

Awal Mula Tradisi Ma’nene
Mayat berjalan pulang sendiri ke rumah. Tapi sebelumnya harus dihonotis dulu.
Kisah Ma`nene bermula dari seorang pemburu binatang bernama Pong Rumasek, ratusan tahun lampau. Ketika itu, dirinya berburu hingga masuk kawasan hutan pegunungan Balla.

Dikisahkan di tengah perburuan, Pong Rumasek, warga Toraja, menemukan jasad seseorang yang meninggal dunia. Jasad itu tergeletak di tengah jalan di dalam hutan lebat. Kondisinya mengenaskan.

Tubuhnya tinggal tulang belulang. Hati Pong Rumasek tergugah. Ia ingi merawatnya. Jasad itu dibungkus dengan baju yang dipakainya. Setelah dirasa aman, Pong Rumasek kemudian melanjutkan perburuannya.

Sejak kejadian itu, setiap kali Pong mengincar binatang buruan, dia selalu mudah mendapatkannya, termasuk buah-buahan di hutan. Kejadian aneh kembali terulang ketika Pong Rumasek pulang ke rumah. Tanaman pertanian yang ditinggalkan, tiba-tiba panen lebih cepat dari waktunya. Bahkan, hasilnya berlimpah.

Sejak itu, setiap kali berburu ke hutan, Pong selalu menemui arwah orang mati yang pernah dirawatnya. Bahkan, arwah tersebut sering diajak berburu menggiring binatang.

Pong Rumasek pun berkesimpulan bahwa jasad orang yang meninggal dunia harus tetap dimuliakan, meski itu hanya tinggal tulang belulangnya. Maka dari itu, setiap tahun sekali sehabis panen besar di bulan Agustus, setiap penduduk Baruppu selalu mengadakan Ma`nene, upacara pemakaman untuk menghormati leluhur, tak lain mendiang Pong Rumasek.

Bagi masyarakat Baruppu, ritual Ma`nene juga dimaknai sebagai perekat kekerabatan di antara mereka. Bahkan Ma`nene menjadi aturan adat yang tak tertulis yang selalu dipatuhi setiap warga.

Ketika salah satu pasangan suami istri meninggal dunia, maka pasangan yang ditinggal mati tak boleh kawin lagi sebelum mengadakan Ma`nene. Mereka menganggap sebelum melaksanakan ritual Ma`nene, status mereka masih dianggap pasangan suami istri yang sah.

Tapi, jika sudah melakukan Ma`nene, maka pasangan yang masih hidup dianggap sudah bujangan dan berhak untuk kawin lagi.

Ritual Ma`nene sendiri dilakukan setiap tahun sekali. Ini merupakan satu-satunya warisan leluhur yang masih dipertahankan secara rutin hingga kini. Kesetiaan mereka terhadap amanah leluhur melekat pada setiap warga desa.

Penduduk Desa Baruppu percaya jika ketentuan adat yang diwariskan dilanggar maka akan datang musibah yang melanda seisi desa. Misalnya, gagal panen atau salah satu keluarga akan menderita sakit berkepanjangan.

Dalam bahasa Bugis, Toraja diartikan sebagai orang yang berdiam di negeri atas atau pegunungan. Namun, masyarakat Toraja sendiri lebih menyukai dirinya disebut sebagai orang Maraya atau orang keturunan bangsawan yang bernama Sawerigading.

Berbeda dengan orang Toraja pada umumnya, masyarakat Baruppu lebih mengenal asal usulnya dari Ta`dung Langit atau yang datang dari awan.

Lama kelamaan Ta`dung Langit yang menyamar sebagai pemburu ini menetap di kawasan hutan Baruppu dan kawin dengan Dewi Kesuburan Bumi. Karena itu, sering terlihat ketika orang Toraja meninggal dunia, mayatnya selalu dikuburkan di liang batu.

Tradisi tersebut erat kaitannya dengan konsep hidup masyarakat Toraja bahwa leluhurnya yang suci berasal dari langit dan bumi. Maka, tak semestinya orang yang meninggal dunia, jasadnya dikuburkan dalam tanah. Bagi mereka hal itu akan merusak kesucian bumi yang berakibat pada kesuburan bumi.

Seperti yang dilakukan keluarga besar Tumonglo. Bagi keluarga Tumonglo, ritual Ma`nene adalah sakral dan wajib dilakukan. Sejak pagi, keluarga ini sudah disibukkan serangkaian kegiatan ritual yang diawali dengan memotong kerbau dan babi. Bagi keluarga Tumonglo maupun sebagian besar masyarakat Toraja lainnya pesta adalah bagian yang tak terpisahkan setiap kali menghormati orang yang akan menuju nirwana. Meski mereka sudah banyak yang menganut agama-agama samawi, adat dan tradisi yang diwariskan para leluhurnya ini tak mudah ditinggalkan.

Kini, tiba saatnya keluarga Tumonglo menjalani ritual inti dari Ma`nene. Di bawah kuburan tebing batu Tunuan keluarga ini berkumpul menunggu peti jenazah nenek Biu–leluhur keluarga Tumonglo yang meninggal dunia setahun lalu–diturunkan.

Tak jauh dari tebing, kaum lelaki saling bergandengan tangan membentuk lingkaran sambil melantunkan Ma`badong. Sebuah gerak dan lagu yang melambangkan ratapan kesedihan mengenang jasa mendiang yang telah wafat sekaligus memberi semangat pada keluarga almarhum.

Bersamaan dengan itu, peti jenazah pun mulai diturunkan dari lubang batu secara perlahan-lahan. Peti kusam itu berisi jasad nenek Biu. Keluarga Tumonglo mempercayai bahwa ada kehidupan kekal setelah kematian. Sejatinya kematian bukanlah akhir dari segala risalah kehidupan. Karena itu, menjadi kewajiban bagi setiap keluarga untuk mengenang dan merawat jasad leluhurnya meski sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Dalam ritual ini, jasad orang mati dikeluarkan kembali dari tempatnya. Kemudian, mayat tersebut dibungkus ulang dengan lembaran kain baru oleh masing-masing anak cucunya.

Di desa Bu`buk, suasananya tak jauh beda dengan desa lainnya di Kecamatan Baruppu. Di tempat ini keluarga besar Johanes Kiding juga akan melakukan Ma`nene terhadap leluhurnya Ne`kiding. Sebelum ke kuburan, masyarakat dan handai taulan berkumpul di pelataran desa di bawah deretan rumah tradisional khas Toraja, Tongkonan.

Namun, kuburan yang dituju bukan liang batu seperti umumnya, melainkan Patane, semacam kuburan batu atau rumah kecil yang digunakan untuk menyimpan jasad para leluhur mereka.

Acara dilanjutkan dengan membuka dua peti yang berisi jasad leluhur. Mayat yang sudah meninggal setahun yang lalu itu dibungkus ulang dengan kain baru. Perlakuan itu diyakini atas rasa hormat mereka pada leluhur semasa hidup. Mereka yakin arwah leluhur masih ada untuk memberi kebaikan.

Dalam setiap Ma`nene, jasad orang yang meninggal pantang diletakkan di dasar tanah. Karena itu, para sanak keluarga selalu menjaganya dengan memangku jasad leluhurnya. Tak ayal, tangis kepiluan kembali merebak. Mereka meratapi leluhurnya sambil menyebut-nyebut namanya. Jasad yang sudah dibungkus kain baru pun dimasukkan kembali ke dalam rumah patane. Kini, keluarga Johanes pun telah selesai melaksanakan amanah leluhur.

Menyuruh Mayat Berjalan
Mayat-mayat yang dimakamkan di kuburan tebing atau kuburan batu (patane)–setelah bertahun-tahun berlalu–kemudian diangkat dan dikeluarkan. Di situ para kerabat keluarga akan menangis. Tapi ada tradisi kuno yang dilakukan warga Toraja, selain    mengeluarkan mayat, mereka juga membangkitkan mayat. Lebih unik lagi, mayat tersebut bisa disuruh berjalan pulang ke rumah. Hii…ngeri.

Yah, inilah fakta yang terjadi di Tanah Toraja. Dan, mungkin hanya ada di tempat ini. Jika selama ini mayat berjalan hanya bisa ditonton di film-film yang tidak nyata, maka tradisi mayat berjalan di Tanah Toraja benar-benar ada di depan mata dan sangat nyata.

Cerita mengenai mayat berjalan banyak versinya. Versi yang pertama menyebutkan, dulu, ratusan tahun sebelumnya pernah terjadi perang saudara di Tanah Toraja. Perang itu melibatkan orang-orang Toraja Barat dan Toraja Timur.

Dalam peperangan tersebut, Toraja Barat kalah telak. Sebagian besar tewas. Tetapi pada saat akan pulang kampung, seluruh mayat Toraja Barat bangkit dari kematin. Dan, berjalan. Sedang orang Toraja Timur, walaupun hanya sedikit yang tewas, mereka tetap menggotong mayat saudara mereka yang mati. Perang itu dianggap seri.

Sementara versi kedua menurut Tampubolon, mayat berjalan kaku dan agak tersentak-sentak itu sebenarnya sudah mengakar dari kehidupan masa lalu. Dulu, orang-orang Toraja biasa menjelajah daerah-daerah yang bergunung-gunung. Di sana banyak ceruk. Dan kemana-mana mereka hanya dengan berjalan kaki.

“Dari zaman purba sampai sekarang tetap begitu. Mereka tidak mengenal pedati, delman, gerobak atau semacamnya. Dalam perjalanan itu, banyak dari mereka yang jatuh sakit dan mati,” cerita Tampubolon.

Nah, supaya mayat tidak sampai ditinggal di daerah yang tidak dikenal (orang Toraja sangat menghormati roh orang mati), maka dengan satu ilmu gaib (semacam hipnotis), mayat-mayat itu kemudian dapat berjalan pulang. Cara demikian dilakukan supaya mayat tidak menyusahkan manusia lain. Sebab akan sangat tidak mungkin menggotong terus-menerus jenazah sepanjang perjalanan yang makan waktu berhari-hari. Mayat berjalan itu baru berhenti bila ia sudah meletakkan badannya didalam rumahnya sendiri.

Kendati demikian masih ada satu pantangan, yakni mayat yang berjalan tidak boleh disentuh. “Kalau disentuh hopnotisnya akan hilang,” terang Tampubolon yang sudah sejak kecil melihat ayahnya menghipnotis mayat berjalan.

Pada keturunan selanjutnya, orang-orang Toraja sering menguburkan mayatnya dengan cara mayat tersebut berjalan sendiri ke liang kuburnya. Begitu pula saat mereka ingin pulang atau dikangeni keluarganya. Di rumah, memang telah disediakan satu tempat khusus untuk mayat-mayat tersebut. Bila mereka (mayat) pulang, mereka bisa menghuni rumah itu. Setiba di rumah mereka akan tidur lagi. Tapi jika mau kembali ke rumah sebelumnya, yakni patane, mereka akan berjalan lagi.

Fenomena mayat berjalan juga dituturkan, Ardiansyah (28), warga asli Tanah Toraja. Dia mengaku pernah pernah menyaksikan sendiri dengan mata telanjang, ada mayat berjalan sendiri.

“Kejadiannya sekitar tahun 1992. Waktu itu saya baru kelas 3 SD. Pada saat itu di desa saya ada seorang bernama Pongbarrak yang ibunya meninggal. Seperti adat orang Toraja, sang mayat tidak langsung dikuburkan tetapi masih harus melalui prosesi adat rambu solo atau penguburan,” jelas Ardiansyah.

Setelah mayat dimandikan, lanjut Ardiansyah, mayat itu kemudian diletakkan di tempat tidur dalam sebuah kamar khusus sebelum dimasukkan ke peti jenasah. Pada malam ketiga, seluruh keluarga berkumpul untuk membicarakan bagaimana prosesi pemakaman yang akan dilaksanakan nanti.

“Saat itu saya duduk di teras rumah, tiba-tiba ada kegaduhan dalam rumah. Semua ibu-ibu berteriak. Karena penasaran, saya berusaha melongok ke dalam rumah. Dan astaga, mayat ibu Pngbarrak berjalan keluar dari kamar,” kenang Ardiansyah.

Ardiansyah menceritakan, saat itu dia dan temannya kontan berteriak histeris. Saking takutnya mereka langsung berlari menuruni tangga.

“Saya berlari dan mendapatkan ayah saya sambil berteriak histeris. Setelah itu saya langsung dibawa pulang ke rumah dan saya tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya,” cerita Ardiansyah yang mengaku baru pertama kali melihat mayat berjalan.

Keesokan harinya, kejadian tersebut membuat seluruh warga heboh. Dan informasi yang diperoleh Ardiansyah, Pongbarrak sengaja melakukan ritual tersebut karena dia ingin menghormati ibunya. Cuma pada malam itu, dia tidak ingin memindahkan ibuny. Pongbarrak cuma berusaha mempraktekkan ilmunya. Sebab konon, jika sang ibu sudah berada di kuburan batu, sewaktu-waktu dia akan menarik ibunya kembali untuk diajak pulang. Tentunya dengan cara berjalan sendiri.
Pada zaman sekarang, diakui Ardiansyah, memang hal itu nyaris tidak pernah terjadi, kecuali orang-orang Toraja yang berada di pedalaman. “Generasi muda seperti saya, malah tidak tahu soal itu. Yang kami tahu, kalau orang mati itu akan diletakkan di kuburan batu. Mereka bisa awet hingga bertahun-tahun,” jelas Ardiansyah yang mengaku pernah memakamkan keluarganya di kuburan batu.

Cuma, yang dibingungi Ardiansyah, adalah mayat berjalan. Menurutnya tradisi itu bukan sembarangan dilakukan oleh orang Tanah Toraja. Mereka yang bisa melakukan itu sebelumnya memiliki ilmu tertentu yang diturunkan dari guru-gurunya atau sesepuh adat.

“Itu ilmu kuno. Di jaman sekarang tak banyak orang bisa melakukan itu,” kata Ardiansyah.

Ardiansyah menambahkan, dia dulunya juga pernah diajari kakeknya. Tapi karena membangkitkan mayat dirasa ngeri, maka dia urung mempelajari ilmu tersebut.

Biasanya, orang yang memiliki ilmu membangkitkan orang mati, mereka awalnya mempraktekkan pada binatang seperti ayam atau kerbau yang diadu dalam keadaan leher terputus.

“Binatang seperti kerbau yang sudah dipotong kepalanya dan dikuliti habis pun, jika diberi mantera-mantera atau ilmu gaib Tanah Toraja, mereka masih bisa dibuat berdiri dan berlari kencang, mengamuk ke sana sini,” kutip Ardiansyah yang mengaku bangga dengan adat leluhurnya.

Meski begitu, tradisi Tanah Toraja menjalankan mayat dari rante (tempat persemayaman) ke patane, diakui Ardiansyah, hanya bisa dilakukan oleh masyarakat Toraja. Mayat-mayat tersebut dapat berjalan karena doa-doa yang dipanjatkan ke leluhur dan arwah almarhum.

Sayang, ritual ini perlahan mulai ditinggalkan. Sebab masyarakat Toraja telah banyak yang memeluk agama samawi. “Ritual Ma’nene sebenarnya tidak hilang, cuma jarang dipakai saja. Tapi bila mau masuk ke pelosok desa, ritual mayat berjalan masih tetap dijalankan. Sebab warga Toraja masih percaya dengan hal-hal mistik. Dan karena mereka ingin menjaga kekhasan budaya leluhur agar tidak hilang.

Minggu, 16 Februari 2014

Mimpi Sholat, Bos PT Sritex Memeluk Agama Islam

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.
Telah berpulang ke rahmatullah, pengusaha dan pendiri PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex), Muhammad Lukminto, pada hari Rabu, 5 Februari 2014 di Singapura. Beliau meninggalkan satu istri dan lima anak.

PT Sritex sendiri merupakan salah satu pabrik tekstil terbesar di Asia yang berlokasi di Sukoharjo Jawa Tengah.

Muhammad Lukminto menjadi mualaf pada 1994 lalu. Kisah masuk Islamnya yang unik telah ditulis dalam buku “Saya Memilih Islam” terbitan Gema Insani Pers.

“Sebagian besar karyawan saya beragama Islam,” kata Muhammad Lukminto dalam buku yang disusun oleh Abdul Baqier Zein tersebut, “Sering saya saksikan, di sela-sela waktu istirahat makan siang, mereka tak lupa menunaikan sembahyang (belakangan saya tahu itu disebut shalat). Meskipun waktu itu di pabrik ada tempat khusus untuk shalat (mushala atau masjid), namun mereka tetap mendirikan shalat di beberapa tempat seperti di gudang dan di lorong-lorong pabrik.”

“Sering saya amati, usai shalat wajah mereka tampak begitu cerah. Seakan terpancar dari jiwa mereka yang tenang. Padahal saya tahu pasti, gaji mereka tak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan kekayaan yang saya miliki. Suatu kali, secara iseng pernah saya tanyakan kepada salah seorang karyawan, mengapa mereka begitu disiplin melaksanakan shalat.”

Jawaban karyawan tersebut membuat Muhammad Lukminto terkejut. "Kami shalat sernata-mata untuk mencari keridhaan Allah, sebab hidup di dunia hanya sementara. Ada kehidupan yang kekal di akhirat kelak, yang harus kami persiapkan sebelum mati," jawab mereka.

Muhammad Lukminto yang tidak pernah berpikir tentang mati, sejauh itu hanya tahu bahwa kematian itu hanyalah akhir dari kehidupan. Dari para karyawannya yang muslim ia mendapatkan informasi, kematian adalah pintu atau jalan antara untuk menuju alam lain yang disebut akhirat, di mana segala perbuatan manusia akan diperhitungkan sesuai baik-buruknya.

“Mengingat itu semua, bulu kuduk saya berdiri. Sungguh, saya amat takut menghadapi kematian dalam keadaan saya yang bergelimang dosa,” tuturnya.

Sejak itu, Muhammad Lukminto jadi pendiam. Ia jadi lebih suka merenung dan berpikir tentang dirinya saya sendiri. Ia juga mulai suka mengikuti siaran Mimbar Agama Islam yang ditayangkan TVRI setiap Kamis malam.

Hingga tibalah malam itu. 10 Januari 1994 bertepatan malam 27 Rajab (Isra Mikraj). Muhammad Lukminto bermalam di vilanya yang di daerah Tawangmangu (Solo). Dalam tidurnya ia bermimpi diberikan sehelai sajadah oleh teman karibnya, lalu disuruh melaksanakan shalat.

"Saya nggak bisa shalat," jawab Muhammad Lukminto. Lalu, sang teman memberi contoh bagaimana caranya shalat.

“Setelah paham, saya pun disuruh mengulangi gerakan shalat yang ia peragakan,” kenangnya, “Lalu, saya pun shalat. Tapi, baru separo jalan, saya pun terjaga. Temyata, itu hanya mimpi.”

Sejak bermimpi seperti itu, Muhammad Lukminto jadi gelisah. Istrinya pun sempat bingung melihat dirinya. Tapi Muhammad Lukminto tak menceritakan mimpi itu kepadanya. Untuk beberapa waktu lamanya, mimpi itu hanya menjadi rahasia pribadi.

“Tapi lama-lama saya tak tahan juga untuk tidak bercerita,” lanjutnya.

“Kebetulan, saya mempunyai tukang pijat pribadi, namanya Pak Edi. la seorang muslim yang taat. Ketika pada suatu malam saya minta dipijat olehnya, saya ceritakanlah mimpi itu kepadanya. Mendengar cerita mimpi saya itu, Pak Edi spontan bergumam, "Subhanallah, insya Allah tak lama lagi Bapak akan masuk Islam," katanya mantap. "Benarkah?" tanya Saya. "Insya Allah," jawabnya pasti.”

Sejak itu, Edi mulai membimbingnya untuk melaksanakan shalat. Muhammad Lukminto pun mengikuti sarannya untuk berkhitan. Tapi itu semua dilakukannya secara sembunyi-sembunyi. Ia dikhitan di Jakarta. Dan ketika masuk bulan suci Ramadhan, Muhammad Lukminto pun ikut melaksanakan ibadah puasa dan mengeluarkan zakat (mal).

“Karena sudah merasa mantap dengan pilihan hati saya itu, Pak Edi menyarankan agar keislaman saya itu harus segera diproklamirkan. Alasannya, agar semua orang tahu bahwa saya sudah muslim. Sarannya itu pun saya terima” tambahnya.

Singkat cerita, pada tanggal 11 Maret 1994 bertepatan dengan peringatan Supersemar, Muhammad Lukminto mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat di hadapan umat Islam dan karyawan PT Sritex, dibimbing oleh pimpinan Pondok Pesantren al-Mukmin, Ngruki, Ustadz H. Moh. Amir, S.H.


Lukminto telah berpulang. Semoga amalnya diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’alaa. Kita, wajib mengambil pelajaran dari kisah berharga ini. Agar kelak, bisa mati dalam keadaan Islam. Allahummaghfirlahu war hamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. [Pirman]

Sumber : http://www.bersamadakwah.com

Sabtu, 15 Februari 2014

Mengatasi Insomnia

Mengatasi Insomnia

Mengalami kesulitan tidur, atau insomnia, tidak hanya berdampak kelelahan bagi  penderitanya—penelitian terkini menunjukkan bahwa insomnia juga meningkatkan resiko penyakit jantung.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Circulation itu menunjukkan bahwa penderita insomnia memiliki resiko mengalami serangan jantung 27 hingga 40 persen lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidurnya normal.

“Kami belum tahu pasti seberapa besar efek dari gangguan tidur itu, juga berapa lama kondisi insomnia yang bisa berujung pada penyakit jantung,” kata Suzanne Steinbaum, seorang kardiolog di Rumah Sakit Lenox Hill yang ikut dalam penelitian tersebut, kepada majalah TIME. “Yang bisa kami pastikan adalah itu memang ada hubungannya.”

Memang ada banyak yang dapat menjadi penyebabnya. Penyebabnya bisa jadi karena efek pengobatan, kram, apnea tidur, stres, depresi, hingga kecemasan.

Hingga saat ini ada berbagai jenis pilihan untuk mengobati insomnia. Kebanyakan dokter menganjurkan penggunaan obat tidur atau obat anti-kecemasan untuk menyembuhkan insomnia pasiennya.

Namun, di pihak penderita sendiri, sebenarnya ada beberapa cara non-medis yang bisa dicoba sendiri di rumah. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu mengatasi insomnia.

1.Cobalah untuk tidur pada jam yang sama setiap malam
Ini adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mengatasi insomnia, karena tubuh manusia memang dirancang dengan jam biologis dan membutuhkan rutin tidur yang baik.
2.Cobalah untuk meningkatkan aktivitas Anda di siang hari
Dengan lebih aktif di siang hari, Anda akan lebih mudah untuk terlelap di malam hari. Tentu saja, untuk mengatasi insomnia, jenis aktifitas yang dibutuhkan adalah aktifitas fisik. Peredaran darah akan lebih lancar dan tubuh akan membutuhkan istrirahat.
3.Kurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein, terutama menjelang malam
Banyak yang mengira minum teh hangat atau coklat panas menjelang tidur akan memudahkannya terlelap. Kenyataannya, Anda justru tidak akan dapat mengatasi insomnia dengan teh dan coklat karena kandungan kafeinnya. Hindari makan berlebihan di malam hari khususnya menjelang tidur.
4.Khususkan tempat tidur hanya untuk tidur
Sebisa mungkin, jangan bawa pekerjaan Anda ke tempat tidur, atau menonton televisi dari tempat tidur. Televisi dan komputer adalah salah satu faktor yang paling menyulitkan seseorang mengatasi insomnia.
5.Lakukan aktifitas santai sebelum tidur
Jika dalam waktu setengah jam sejak Anda merebahkan diri Anda belum juga terlelap, cobalah bangun dan lakukan aktifitas yang santai, seperti membaca buku, sampai Anda mengantuk.
6.Atur pernapasan agar lebih dalam dan panjang
Itu dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks. Banyak yang terbantu untuk mengatasi insomnia dengan cara ini.
7.Upayakanlah agar kondisi kamar Anda kondusif untuk tidur
Matikan lampu dan pastikan agar tidak ada suara-suara yang dapat mengganggu.
Jangan terlalu terobsesi dengan tidak bisa tidur

Banyak penelitian mengungkapkan bahwa orang yang terlalu khawatir soal tidak bisa tidur biasanya adalah yang paling kesulitan mengatasi insomnia. Ingatlah, meski insomnia adalah penyakit yang cukup serius, namun itu dapat diobati.
obat alami yang paling umum digunakan adalah valerian dan melatonin. Valerian adalah herbal sedatif, artinya bisa menyebabkan kantuk. Ada banyak sediaan Valerian yang diindikasikan untuk mengatasi insomnia yang bisa Anda temukan di toko-toko obat.

Ada juga melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus tidur-bangun dan ritme tubuh alami kita. Kita secara alami memang memproduksinya dalam tubuh, maka asupan melatonin tambahan dari luar dapat membantu mengatasi insomnia, khususnya pada penderita yang kekurangan melatonin dalam tubuh.

Produksi melatonin juga dapat dipicu secara alami dengan Noni Juice. Karena Noni juice dapat menjaga keseimbangan sistem endokrin manusia dan membantu produksi melatonin dari kelenjar pineal tubuh kita, maka Noni juice merupakan salah satu alternatif yang efektif dan aman untuk mengatasi insomnia.